Sabtu, 09 Januari 2016

Selalu Berpikir Memberi

Seorang tokoh besar, sesosok pemimpin yang dikenang, tidak ada satupun dari mereka yang egois, memikirkan dirinya sendiri. Yang mereka pikirkan adalah apa yang bisa mereka berikan untuk lingkungannya. Ya, jika di dalam Islam, memberi adalah suatu cara agar kita bermanfaat bagi orang lain.

Seperti sabda Baginda Nabi SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni).

Jadi, semakin banyak kita memberi, maka semakin sempurnalah kebahagiaan kita hidup di dunia ini.
Bung Karno selalu memikirkan rakyatnya sampai-sampai hampir melupakan dirinya sendiri, hingga menyebabkan beliau menjadi satu-satunya presiden negeri ini yang tidak memiliki rumah sendiri hingga akhir hayatnya.

Lalu teladan agung dalam sejarah adalah junjungan kita, Rasulullah Muhammad SAW. Ketika nyawanya telah sampai di ujung, apa kata-kata terakhir yang terucap dari bibir Baginda Nabi?
Ya, Umatku…Umatku…Umatku….

Di penghujung hidupnya saja, beliau masih sempat untuk memikirkan kita. Itulah bukti dan tanda kecintaan beliau kepada kita kaumnya.

Nah, untuk menjadi pribadi Muslim yang bermanfaat, kurang lebih hanya 2 hal yang bisa kita berikan: KARYA dan PRESTASI.

Lalu, apakah PRESTASI dan KARYA BESAR yang telah teman-teman persembahkan untuk bangsa dan umat yang mulia ini?

Sudahkah ada usaha dari kita untuk membalas budi jasa-jasa Baginda Rasulullah SAW tersebut?


Tangan di atas sangatlah lebih baik dibandingkan tangan di bawah.
Yuk, mulai saat ini, kita biasakan diri kita untuk saling memberi,,,,

0 komentar:

Posting Komentar