Kadang kita merasa memliki banyak teman
disekeliling kita, namun kita akan memahami makna sebuah persahabatan jika kita
diuji kesusahan.
Kadang kita lupa untuk bersedekah ketika
banyak harta dan merasa kaya, padahal ketika “miskin” kita jadi mengerti
tentang arti memberi.
Kadang kita lupa dan merasa masih muda,
padahal sudah masuk usia senja, bahkan baru menyadari bahwa masih belum banyak
berbuat apa-apa.
Kadang kita lupa dan merasa sehat,
padahal kita sudah mendekati ajal, dan kita baru menyadari bahwa kita belum
punya amal yang akan dibawa.
Allah Swt berfirman
Artinya: dan (ingatlah) ketika tuhan kamu memberitahu: “Apabila kamu
bersyukur (terhadap nikmat Allah) niscaya Allah akan menambah nikmat
terhadapmu, (namun ingat saudara) dan apabila kamu ingkar terhadap nikmatKu ,
ketahuilah siksa Allah itu sangat pedih” (QS Ibrahim : 7).
Sahabatku...
Hidup itu singkat, banyak kejadian tak
terduga didalamnya, semua berjalan begitu cepat diluar rencana dan keinginan
kita.
Untuk itu jadikan lebih banyak mamfaat
untuk diri kita dan orang banyak, agar lebih berharga dan mulia.
Indahnya hidup bukan karena banyak orang
yang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia mengenal kita.
Semoga saja allah menjadikan ukhwah kita
ini menjadi bernilai amal shaleh. Sehingga kita terus saling mengingat untuk
istiqamah dalam kebaikan dan kesabaran. Semoga ini semua menjadi amalan
kebanggaan kita di akhirat nanti.
**SALAM SEMANGAT PERUBAHAN**